Postingan

Aku, Kamu dan Semesta

Sebuah keseimbangan yg takkan mungkin kau ubah, setinggi apa pun puncak yg kau daki.. takkan mampu membawamu menyentuh langit, sedalam apa pun lautan yg kau selami.. takkan mampu membuatmu mengerti. Kau harus jeli.. bahwa segala sesuatu ada bukan untuk selalu kau pahami. Seperti halnya laut yang ada untuk menopang gagahnya gunung dipermukaan. Begitupun matahari, ada untuk memberikan sebagian energinya pada bumi. Lalu bulan, ada untuk menerangi malammu ketika matahari kembali keperaduan. Dan bintang, ada untuk menemani rembulan agar ia tak selalu merasa sendiri menyusuri gelapnya malam yang sunyi lagi sepi. Air ada untuk menyuburkan tanah yang tandus ketika matahari berada pada titik tertingginya. Dan aku.. entahlah apakah aku bisa untuk selalu ada disisimu, menemanimu dalam setiap hari-hari bahagia, menjadi tempat bersandar dikala hatimu merasa gusar.

More than Friends

Aku ingin mengenalmu lebih dekat, Tapi tak pernah ku dapat kesempatan itu darimu. . . . Aku ingin menuliskan tentangmu,  Tapi tak pernah ada kesan berarti yg ku rasakan saat bersamamu. . . . Setiap kali pikiranku coba mencari-cari dirimu, Yang ku rasa hanya keresahan akan jawabmu. . . . Setiap kali perasaanku coba meyakinkan pilihanku terhadapmu, Yang ku rasa hanya keraguan akan sifatmu. . . . Mungkin aku yg salah telah menaruh harap padamu, Mungkin aku yg salah telah melibatkan perasaanku padamu. . . . Sedang kamu hanya menganggapku sebatas teman biasa, Dan inginku lebih dari temanmu. . . . Tak ada sedikit rasa untuk ku tempati.

Demos Kratos

Tak akan ada Asap, bila tak ada Api. Mungkin itu yang sedang terjadi kemarin, juga beberapa hari kedepan, Sebuah Aliansi turun untuk melakukan Aksi, Niat mereka hanya menyampaikan Aspirasi, Atas apa yang sudah kalian Tetapi; Katanya Negara kita Demokrasi, Tapi kalian membuat peraturan sembunyi-sembunyi, Katanya Negara kita Berdaulat, Tapi tak pernah dengar pendapat Rakyat; Entah apa yang ingin kau Gapai, Sampai kalian terburu-buru untuk mengesahkan peraturan itu, Padahal Pandemi belum juga Usai, Tapi kalian malah menyulut masalah baru; Apa kalian tak memikirkan reaksi yang akan terjadi, Atau mungkin kalian lupa diri, Dan menganggap semua yang terjadi tak ada arti, Bukankah kalian sudah jauh hari diperingati; Bahwa peraturan yang kalian rumuskan itu syarat akan kontroversi, Sekarang kalian menyalahkan mereka yang turun Aksi, Menyalahkan mereka karena kerumunan ini, Sampai kalian benturkan Aparat dengan Rakyatnya sendiri; Sedang kalian memilih libur dini, Sete...

Class Of Nyontek

 Mencontek, dulu itu ada tekniknya, dibanding sekarang yang membuat lo lebih mudah, hanya bermodalkan ponsel pintar dan sedikit berselancar di google lo bakal dapetin semua jawaban disana.  Panjang umur mereka yang mencontek masih dengan teknik-teknik kuno. Seperti : • Mengumpat-ngumpat buka buku lalu liat catatan yang udah dibuat, • Atau nanya temen sebelah lo, • Bahkan mungkin nyiapin jawaban di balik papan, dan juga meja sekolah lo, dan masih banyak lagi yang lainnya.  Benar kata fulan, semakin maju teknologi, menjadikan lo semakin malas mencari tahu. Meski terkadang ia memudahkan, tapi kebanyakan mereka lebih mengandalkan mesin pencari dari pada kemampuan motorik. Dan itu wujud dari sebuah kebodohan yang nyata, juga bentuk dari kegagalan secara mental.

Peraturan Selalu Berubah-Ubah

Disaat seperti ini bukan waktu yg tepat untuk bepergian, harusnya lo tahu kalau kita berpotensi tertular atau menularkan virus pada orang lain. Jangan hanya karna rasa jenuh, menyebabkan orang lain terbunuh, itu konyol sih. Pada akhirnya karna keegoisan lo, yg lain kena imbasnya. Ketika yg lain berjuang untuk kelangsungan hidupnya, dengan mengikuti aturan kesehatan yg ada, lo dengan santainya bepergian keluar kota/daerah hanya karna ingin melepas penat juga bosan.  Mungkin lo benar.. asalkan mengikuti anjuran pemerintah untuk mengikuti protokol kesehatan yg ada tentu akan baik-baik saja, tapi lo gak mikir dampak yg bakal terjadi kedepannya. Sekarang ketika PSBB kembali diperketat, lo melenyapkan diri dari keberadaan seolah-olah bukan lo yg salah. Parahnya lagi kalo lo sampe menyalahkan masyarakat lainnya karna gak patuh dengan aturan yg ditetapkan. Padahal jelas itu semua karna keegoisan sebagian orang, hingga yg lain ketempuan sial akibat kebodohannya.