Angin Malam
Angin pujaan hujan,
Hujan yang dirindukan tanah,
Untuk menjadikannya gembur setelah kemarau panjang;Menyela debu yang melekat pekat dipermukaan,
Menyemai benih bunga yang bermekaran,
Menyuburkan setiap tanaman yang tumbuh, juga..
Menyegarkanmu meski terkadang membuatmu menggigil kedinginan;
Tenang.! Seketika kau merasakan damai,
Tenang.! Seketika kau merasakan damai,
Bersama laju angin yang menghantarkanmu pada rindu;
Rindu yang tak bisa kau reda, ditengah sunyinya malam.
Rindu yang tak bisa kau reda, ditengah sunyinya malam.
Komentar
Posting Komentar